Melakukan perjalanan dengan mobil membutuhkan persiapan yang tidak hanya berkaitan dengan barang bawaan dan rute perjalanan. Kondisi kendaraan juga perlu diperhatikan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman. Salah satu pemeriksaan sederhana yang sebaiknya dilakukan sebelum berangkat adalah mengecek oli dan berbagai cairan mobil.
Oli dan cairan memiliki fungsi penting dalam menjaga berbagai komponen kendaraan tetap bekerja dengan baik. Oli mesin membantu mengurangi gesekan antarkomponen, sedangkan cairan pendingin menjaga suhu mesin agar tidak berlebihan. Ada pula minyak rem, cairan transmisi, cairan power steering pada kendaraan tertentu, hingga cairan washer untuk membantu menjaga kaca depan tetap bersih.
Pemeriksaan menjadi semakin penting ketika mobil akan digunakan untuk perjalanan jauh. Perjalanan antarkota dari Surabaya menuju Malang, Batu, Jember, Banyuwangi, Yogyakarta, atau kota-kota lainnya dapat membuat kendaraan bekerja selama berjam-jam. Karena itu, luangkan waktu beberapa menit untuk memastikan kondisi oli dan cairan sebelum berangkat. Putera Mentari Rent Car mengupas triknya dalam artikel ini.
Mengapa Oli Dan Cairan Mobil Perlu Dicek?
Mesin mobil terdiri atas banyak komponen yang bergerak dan bekerja dalam temperatur tinggi. Oli mesin berfungsi melumasi komponen tersebut sehingga gesekan dapat dikurangi. Oli juga membantu membawa kotoran dan menjaga komponen mesin tetap bekerja sesuai fungsinya.
Sementara itu, cairan lain memiliki fungsi masing-masing. Coolant membantu menjaga temperatur mesin, minyak rem mendukung sistem pengereman hidrolis, sedangkan cairan washer membantu pengemudi mempertahankan visibilitas ketika kaca depan kotor.
Masalah pada cairan kendaraan terkadang tidak langsung menimbulkan gejala yang mudah dikenali. Level cairan dapat berkurang secara perlahan akibat pemakaian atau kebocoran. Karena itu, pemeriksaan sebelum perjalanan dapat membantu menemukan kondisi yang tidak normal lebih awal.
Pastikan Mesin Dalam Kondisi Yang Tepat Saat Memeriksa
Sebelum mengecek oli dan cairan, perhatikan kondisi kendaraan terlebih dahulu. Untuk pemeriksaan oli mesin, idealnya mobil diparkir di permukaan yang rata dan mesin dalam kondisi mati. Jika kendaraan baru saja digunakan, berikan waktu agar mesin cukup dingin sesuai petunjuk pabrikan.
Memeriksa mobil di permukaan yang miring dapat membuat pembacaan level cairan menjadi kurang akurat. Selain itu, jangan terburu-buru membuka bagian tertentu di ruang mesin ketika mesin masih sangat panas.
Gunakan buku manual kendaraan sebagai acuan karena prosedur pemeriksaan setiap model mobil dapat berbeda.
Cara Mengecek Oli Mesin
Oli mesin merupakan salah satu cairan yang paling penting untuk diperiksa sebelum perjalanan. Pada kendaraan yang dilengkapi dipstick, pemeriksaan dapat dilakukan dengan langkah sederhana.
Pertama, parkirkan mobil di tempat datar dan matikan mesin. Tunggu beberapa saat agar oli turun ke bagian bawah mesin. Kemudian tarik dipstick dan bersihkan ujungnya menggunakan kain atau tisu yang bersih.
Masukkan kembali dipstick hingga posisi yang benar, lalu tarik kembali untuk melihat level oli. Umumnya terdapat tanda minimum dan maksimum. Pastikan posisi oli berada dalam rentang yang dianjurkan.
Selain jumlahnya, perhatikan kondisi oli. Oli yang sudah sangat kotor atau memiliki perubahan karakter yang tidak biasa dapat menjadi tanda bahwa kendaraan sudah membutuhkan pemeriksaan atau penggantian oli.
Jangan hanya menambahkan oli setiap kali volumenya berkurang tanpa mencari tahu penyebabnya. Jika level oli terus turun dalam waktu singkat, kendaraan mungkin mengalami kebocoran atau konsumsi oli yang tidak normal.
Jangan Mengabaikan Kebocoran Oli
Sebelum mobil digunakan, perhatikan area parkir di bawah kendaraan. Adanya bercak cairan yang baru muncul dapat menjadi tanda kebocoran.
Tidak semua bercak di bawah mobil merupakan oli mesin. Cairan dapat berasal dari berbagai sistem kendaraan sehingga identifikasi sebaiknya dilakukan oleh teknisi apabila tidak yakin.
Jika terdapat kebocoran yang cukup banyak, jangan memaksakan kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh. Kehilangan cairan dalam jumlah besar dapat menyebabkan komponen mengalami kerusakan dan meningkatkan risiko gangguan selama perjalanan.
Periksa Coolant Atau Cairan Pendingin
Selain oli mesin, coolant juga perlu diperiksa. Cairan pendingin membantu menjaga temperatur mesin agar tetap berada dalam rentang kerja yang sesuai.
Periksa reservoir coolant ketika mesin dalam kondisi dingin. Pastikan level cairan berada di antara tanda minimum dan maksimum. Jangan membuka tutup radiator ketika mesin masih panas karena tekanan dan temperatur di dalam sistem dapat menyebabkan cairan panas keluar dan menimbulkan cedera.
Jika level coolant sering berkurang, jangan sekadar mengisinya berulang kali. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan adanya kebocoran pada sistem pendingin.
Gunakan jenis coolant sesuai rekomendasi pabrikan. Hindari mencampurkan berbagai jenis cairan pendingin tanpa mengetahui kompatibilitasnya.
Periksa Minyak Rem
Minyak rem memiliki peran penting dalam sistem pengereman. Sebelum perjalanan, terutama perjalanan jauh, periksa reservoir minyak rem dan pastikan levelnya sesuai batas yang ditentukan.
Jika minyak rem berkurang secara signifikan, kondisi tersebut perlu diperiksa. Penurunan level dapat berkaitan dengan keausan kampas rem atau kemungkinan kebocoran sistem.
Perhatikan pula apabila pedal rem terasa berbeda, terlalu dalam, atau tidak sekuat biasanya. Jangan menganggap masalah tersebut sepele karena sistem pengereman berhubungan langsung dengan keselamatan.
Apabila terdapat indikasi masalah, sebaiknya kendaraan diperiksa oleh teknisi sebelum digunakan.
Periksa Cairan Transmisi
Pada kendaraan tertentu, terutama yang menggunakan transmisi otomatis, kondisi cairan transmisi juga penting. Cairan transmisi berfungsi mendukung kerja berbagai komponen di dalam transmisi.
Namun, cara pemeriksaannya berbeda-beda berdasarkan jenis kendaraan. Sebagian mobil mempunyai dipstick transmisi, sedangkan model lainnya membutuhkan prosedur khusus dan pemeriksaan oleh teknisi.
Karena itu, jangan membuka atau menambahkan cairan transmisi secara sembarangan. Periksa buku manual kendaraan untuk mengetahui prosedur dan spesifikasi cairan yang tepat.
Jika perpindahan gigi terasa kasar, terlambat, atau muncul suara tidak biasa, sebaiknya lakukan pemeriksaan sebelum perjalanan jauh.
Cek Cairan Power Steering
Mobil dengan sistem power steering hidrolis juga memiliki cairan power steering yang perlu diperhatikan. Reservoir biasanya berada di ruang mesin dan memiliki tanda batas tertentu.
Jika volumenya rendah, jangan hanya menambahkan cairan tanpa mencari penyebabnya. Kebocoran pada sistem power steering dapat membuat level cairan terus berkurang.
Sementara itu, banyak mobil modern telah menggunakan electric power steering sehingga tidak memiliki cairan power steering yang perlu diperiksa. Karena itu, pemeriksaan harus disesuaikan dengan jenis sistem yang digunakan kendaraan.
Jangan Lupa Cairan Washer
Cairan washer sering dianggap sepele, padahal sangat membantu ketika melakukan perjalanan. Debu, lumpur, serangga, atau kotoran dari kendaraan lain dapat menempel pada kaca depan dan mengganggu pandangan.
Pastikan reservoir washer memiliki cairan yang cukup sebelum berangkat. Gunakan cairan washer yang sesuai dan jangan mengandalkan air biasa sebagai satu-satunya pilihan dalam jangka panjang.
Selain mengecek cairannya, pastikan semprotan washer bekerja dengan baik dan wiper mampu membersihkan kaca secara optimal.
Periksa Kondisi Cairan Secara Berkala
Pemeriksaan cairan mobil tidak seharusnya hanya dilakukan ketika akan melakukan perjalanan jauh. Pemeriksaan sederhana dapat dimasukkan dalam rutinitas perawatan kendaraan.
Buat kebiasaan mengecek level oli dan cairan lainnya secara berkala. Perhatikan juga jadwal penggantian yang direkomendasikan pabrikan.
Setiap kendaraan mempunyai interval servis yang berbeda. Mobil yang sering digunakan untuk perjalanan jauh, membawa banyak penumpang, atau melewati kondisi jalan berat mungkin membutuhkan perhatian lebih terhadap perawatan.
Catatan servis juga sebaiknya disimpan. Dengan demikian, pemilik kendaraan dapat mengetahui kapan oli atau cairan tertentu terakhir diperiksa dan diganti.
Tanda-Tanda Yang Tidak Boleh Diabaikan
Ada beberapa kondisi yang sebaiknya menjadi perhatian sebelum melakukan perjalanan. Misalnya, lampu indikator oli menyala, temperatur mesin meningkat, muncul asap dari ruang mesin, terdapat kebocoran cairan, atau level cairan turun secara tidak wajar.
Perubahan suara mesin juga perlu diperhatikan. Jika muncul suara kasar yang sebelumnya tidak ada, jangan langsung berangkat sebelum mengetahui penyebabnya.
Begitu pula jika mobil terasa mengalami masalah pada pengereman atau perpindahan gigi. Pemeriksaan profesional lebih aman dibandingkan memaksakan kendaraan menempuh perjalanan jauh.
Kesalahan Saat Mengecek Cairan Mobil
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika memeriksa cairan kendaraan. Salah satunya adalah melakukan pemeriksaan tanpa memperhatikan kondisi mesin. Pemeriksaan oli, misalnya, perlu dilakukan sesuai prosedur kendaraan agar hasil pembacaan akurat.
Kesalahan lainnya adalah menggunakan cairan yang tidak sesuai spesifikasi. Setiap kendaraan memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga jenis oli, coolant, minyak rem, dan cairan lainnya tidak boleh dipilih hanya berdasarkan harga.
Selain itu, jangan menganggap cairan yang berkurang sebagai sesuatu yang selalu normal. Sedikit perubahan level mungkin dapat terjadi, tetapi penurunan yang cepat perlu dicari penyebabnya.
Pemeriksaan Sebelum Perjalanan Tidak Harus Rumit
Pengecekan oli dan cairan mobil sebenarnya dapat dilakukan dengan sederhana. Sebelum berangkat, luangkan waktu untuk memeriksa level oli mesin, coolant, minyak rem, cairan transmisi sesuai prosedur kendaraan, power steering jika menggunakan sistem hidrolis, dan cairan washer.
Periksa juga kemungkinan adanya kebocoran serta perhatikan indikator di dashboard. Jika menemukan sesuatu yang tidak normal, jangan memaksakan kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh.
Pemeriksaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko gangguan kendaraan ketika berada jauh dari rumah. Terlebih jika perjalanan melibatkan keluarga atau rombongan, kesiapan kendaraan menjadi bagian penting dari kenyamanan perjalanan.
Sewa Mobil Surabaya Untuk Perjalanan Lebih Praktis
Bagi masyarakat yang ingin bepergian dari Surabaya tetapi tidak ingin menggunakan kendaraan pribadi, sewa mobil Surabaya dengan sopir dapat menjadi salah satu pilihan transportasi. Pilihan ini terutama bermanfaat untuk perjalanan antarkota yang membutuhkan waktu cukup panjang.
Selain tidak perlu mengemudi sendiri, penggunaan layanan dengan sopir memungkinkan penumpang lebih fokus pada agenda perjalanan. Namun, hal yang tidak kalah penting adalah memilih penyedia rental yang memiliki standar perawatan kendaraan dengan baik.
Sebelum menyewa, calon pengguna dapat menanyakan kondisi armada, jadwal servis, serta kesiapan kendaraan untuk perjalanan jauh. Armada yang terawat seharusnya tidak hanya terlihat bersih dari luar, tetapi juga mendapatkan pemeriksaan rutin terhadap mesin, oli, cairan kendaraan, rem, ban, dan komponen keselamatan lainnya.
Dengan kendaraan yang dipersiapkan secara baik dan pengemudi yang memahami rute, perjalanan dari Surabaya menuju berbagai kota dapat terasa lebih nyaman. Jadi, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun sewa mobil Surabaya dengan sopir, pemeriksaan kondisi kendaraan tetap menjadi langkah penting. Sebab, perjalanan yang lancar bukan hanya ditentukan oleh itinerary yang baik, tetapi juga oleh kendaraan yang siap menghadapi perjalanan.
Silakan hubungi marketing Putera Mentari Rent Car untuk pertanyaan dan reservasi, melalui telepon dan WhatsApp dinomer 0821 2248 2134.
