Rem merupakan salah satu komponen keselamatan paling penting pada mobil. Fungsinya bukan hanya untuk menghentikan kendaraan, tetapi juga membantu pengemudi mengendalikan kecepatan ketika melewati jalan menurun, menghadapi lalu lintas padat, atau harus melakukan pengereman secara tiba-tiba.
Karena itu, kondisi rem sebaiknya diperiksa sebelum melakukan perjalanan, terutama jika mobil akan digunakan untuk bepergian jauh atau melewati berbagai karakter jalan. Pemeriksaan tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Beberapa tanda awal dapat diketahui sendiri sebelum kendaraan digunakan.
Meski demikian, pemeriksaan mandiri bukan pengganti pemeriksaan profesional. Jika ditemukan gejala yang mencurigakan, kendaraan sebaiknya segera dibawa ke bengkel untuk diperiksa lebih lanjut.
Lalu, bagaimana cara memastikan rem mobil aman sebelum bepergian? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan. Putera Mentari Rent Car merangkumnya untuk Anda.
Perhatikan Respons Pedal Rem
Hal pertama yang dapat diperiksa adalah respons pedal rem. Saat mobil dalam kondisi berhenti dan mesin menyala, tekan pedal rem secara perlahan.
Pedal seharusnya terasa cukup kuat dan memberikan respons yang konsisten. Jika pedal terasa terlalu dalam hingga hampir menyentuh lantai, terlalu lembek, atau membutuhkan tekanan berulang agar terasa pakem, kondisi tersebut perlu diperhatikan.
Pedal rem yang terasa berbeda dari biasanya dapat menunjukkan adanya masalah pada sistem pengereman. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari udara di dalam sistem hidrolis, masalah minyak rem, hingga komponen tertentu yang mengalami keausan.
Jangan menunggu sampai masalah menjadi lebih parah. Jika perubahan respons pedal terasa signifikan, pemeriksaan di bengkel sebaiknya dilakukan sebelum mobil digunakan untuk perjalanan jauh.
Periksa Kondisi Minyak Rem
Minyak rem memiliki peran penting dalam sistem pengereman hidrolis. Cairan ini meneruskan tekanan dari pedal menuju mekanisme rem di roda.
Sebelum bepergian, periksa reservoir minyak rem yang biasanya berada di ruang mesin. Pastikan volumenya berada di antara batas minimum dan maksimum sesuai tanda pada wadah.
Jika volumenya berada di bawah batas yang dianjurkan, jangan langsung menganggap masalah selesai hanya dengan menambahkan minyak rem. Berkurangnya minyak rem dapat berkaitan dengan kondisi kampas rem yang menipis atau adanya kebocoran pada sistem.
Perhatikan pula kondisi cairannya. Minyak rem yang sudah terlihat sangat keruh atau berubah jauh dari kondisi normal dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Jenis minyak rem juga harus sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Jangan mencampurkan cairan secara sembarangan hanya karena memiliki fungsi yang sama.
Dengarkan Suara Saat Melakukan Pengereman
Suara yang muncul ketika pedal rem ditekan dapat menjadi petunjuk kondisi sistem pengereman.
Bunyi berdecit sesekali belum tentu menunjukkan kerusakan serius karena dapat dipengaruhi debu, kondisi permukaan kampas, atau faktor lingkungan. Namun, suara kasar seperti gesekan logam yang muncul berulang kali perlu mendapat perhatian.
Kampas rem yang sudah sangat tipis dapat menyebabkan bagian logam bergesekan dengan komponen lainnya. Jika kondisi tersebut dibiarkan, kerusakan dapat menjadi lebih serius dan biaya perbaikannya juga berpotensi meningkat.
Karena itu, jangan mengabaikan suara pengereman yang baru muncul atau semakin sering terdengar.
Rasakan Apakah Mobil Menarik Ke Satu Sisi
Ketika melakukan pengereman di jalan yang aman dan kosong, perhatikan arah kendaraan.
Jika mobil cenderung menarik ke kiri atau kanan ketika pedal rem ditekan, kondisi tersebut perlu diperiksa. Penyebabnya dapat berkaitan dengan sistem pengereman yang tidak bekerja secara seimbang, masalah pada komponen kaki-kaki, tekanan ban, atau faktor lainnya.
Pengemudi sebaiknya tidak mencoba memperbaiki masalah hanya dengan mengubah gaya mengemudi. Mobil yang menarik ke satu sisi dapat membuat pengendalian menjadi lebih sulit, terutama ketika melakukan pengereman mendadak.
Jika gejala tersebut muncul secara konsisten, lakukan pemeriksaan sebelum melanjutkan perjalanan jauh.
Perhatikan Getaran Pada Setir Atau Pedal
Getaran yang terasa pada setir atau pedal ketika melakukan pengereman juga perlu diperhatikan.
Getaran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kondisi komponen rem yang tidak bekerja secara optimal atau masalah pada bagian roda dan kaki-kaki. Semakin kuat getaran yang terasa, semakin penting kendaraan diperiksa.
Jangan langsung menyimpulkan bahwa penyebabnya hanya berasal dari cakram rem. Pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui sumber masalah sebenarnya.
Terutama jika getaran baru muncul setelah mobil digunakan dalam perjalanan panjang, sebaiknya lakukan pengecekan sebelum kembali melakukan perjalanan jauh.
Cek Ketebalan Kampas Rem
Kampas rem merupakan komponen yang mengalami gesekan setiap kali mobil melakukan pengereman sehingga secara alami akan mengalami keausan.
Pada beberapa mobil, kondisi kampas dapat dilihat tanpa membongkar roda. Namun, pada kendaraan tertentu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh teknisi.
Kampas yang sudah terlalu tipis tidak sebaiknya digunakan untuk perjalanan jauh. Perjalanan antarkota, jalan menurun, dan kondisi lalu lintas padat dapat membuat sistem pengereman bekerja lebih sering.
Jika kendaraan sudah mendekati jadwal servis atau sebelumnya pernah mendapatkan rekomendasi penggantian kampas, jangan menunda pemeriksaan hanya karena rem masih terasa bekerja.
Periksa Kondisi Cakram Dan Komponen Rem
Selain kampas, komponen lain seperti cakram juga perlu diperhatikan.
Permukaan cakram seharusnya berada dalam kondisi yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Jika terdapat kerusakan, keausan berlebihan, atau kondisi tidak normal lainnya, pengereman dapat menjadi kurang optimal.
Pemeriksaan bagian ini lebih baik dilakukan oleh teknisi, terutama jika membutuhkan pengukuran ketebalan atau pemeriksaan komponen secara detail.
Untuk kendaraan yang akan digunakan menempuh perjalanan jauh, pemeriksaan sistem rem secara menyeluruh jauh lebih baik daripada hanya mengandalkan sensasi pedal.
Jangan Lupakan Rem Parkir
Rem parkir atau parking brake juga merupakan bagian penting dari sistem keselamatan kendaraan.
Pastikan rem parkir dapat menahan mobil ketika kendaraan diparkir. Pada mobil dengan rem parkir manual, perhatikan apakah tuas terasa terlalu longgar atau membutuhkan tarikan yang jauh lebih tinggi daripada biasanya.
Untuk mobil yang menggunakan electronic parking brake, perhatikan indikator pada panel instrumen dan pastikan sistem dapat bekerja normal.
Masalah pada rem parkir mungkin tidak langsung terasa ketika mobil melaju, tetapi tetap penting diperiksa karena berhubungan dengan keamanan kendaraan saat berhenti atau parkir.
Periksa Lampu Indikator Di Dashboard
Sebelum berangkat, perhatikan panel instrumen kendaraan. Mobil modern dilengkapi berbagai indikator yang dapat memberikan informasi mengenai sistem pengereman.
Jika lampu indikator rem menyala terus setelah mesin hidup atau muncul indikator sistem tertentu yang berkaitan dengan rem, jangan mengabaikannya.
Cari tahu arti indikator tersebut melalui buku manual kendaraan. Jika indikator menunjukkan adanya gangguan, lakukan pemeriksaan sebelum perjalanan.
Jangan berasumsi bahwa lampu indikator akan mati sendiri setelah kendaraan digunakan beberapa kilometer.
Lakukan Uji Rem Sebelum Masuk Jalan Raya
Setelah pemeriksaan dasar selesai, lakukan uji pengereman di area yang aman.
Mulailah dengan kecepatan rendah dan lakukan pengereman secara bertahap. Perhatikan respons pedal, suara, arah kendaraan, serta apakah ada getaran yang tidak biasa.
Jika semuanya terasa normal, kendaraan dapat digunakan dengan lebih percaya diri. Namun, uji sederhana ini bukan berarti kendaraan sudah pasti bebas dari masalah.
Masalah tertentu baru dapat diketahui melalui pemeriksaan komponen oleh teknisi. Karena itu, kendaraan yang memiliki riwayat masalah rem tetap sebaiknya diperiksa di bengkel meskipun uji jalan terasa normal.
Kondisi Rem Lebih Penting Saat Perjalanan Jauh
Pemeriksaan rem menjadi semakin penting jika perjalanan akan menempuh jarak ratusan kilometer.
Perjalanan jauh dapat melewati jalan tol, jalur perkotaan, tanjakan, turunan, hingga jalan berkelok. Setiap kondisi tersebut membutuhkan kemampuan pengereman yang berbeda.
Jalan menurun, misalnya, membuat sistem rem bekerja lebih berat. Pengemudi tidak seharusnya terus-menerus menginjak pedal rem tanpa memperhatikan teknik berkendara yang tepat karena dapat meningkatkan panas pada sistem pengereman.
Karena itu, selain memastikan komponen rem dalam kondisi baik, pengemudi juga perlu memahami karakter rute yang akan dilewati.
Kesalahan Yang Sebaiknya Dihindari
Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan sebelum perjalanan. Salah satunya adalah hanya memeriksa rem ketika sudah terasa bermasalah.
Padahal, komponen rem mengalami keausan secara bertahap. Pemeriksaan berkala dapat membantu menemukan masalah sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.
Kesalahan lainnya adalah mengganti komponen rem hanya berdasarkan harga termurah. Gunakan komponen yang sesuai spesifikasi kendaraan dan pertimbangkan kualitas serta rekomendasi teknisi.
Jangan pula menunda servis hanya karena mobil masih bisa berhenti. Kemampuan kendaraan untuk berhenti bukan satu-satunya indikator bahwa sistem pengereman berada dalam kondisi ideal.
Kapan Mobil Harus Dibawa Ke Bengkel?
Pemeriksaan profesional diperlukan apabila pedal rem terasa lembek atau terlalu dalam, muncul suara gesekan yang tidak biasa, kendaraan menarik ke satu sisi saat mengerem, terdapat getaran kuat, minyak rem berkurang secara tidak wajar, atau indikator rem menyala.
Mobil juga sebaiknya diperiksa sebelum perjalanan jauh apabila sudah mendekati jadwal servis atau memiliki riwayat masalah pada sistem pengereman.
Jangan mencoba membongkar sistem rem sendiri jika tidak memiliki pengetahuan dan peralatan yang memadai. Sistem pengereman berkaitan langsung dengan keselamatan sehingga penanganannya harus dilakukan secara tepat.
Perjalanan Lebih Tenang Dengan Kendaraan Yang Terawat
Memastikan rem dalam kondisi baik merupakan bagian penting dari persiapan perjalanan. Pemeriksaan pedal, minyak rem, kampas, cakram, suara, getaran, hingga indikator dashboard dapat membantu menemukan tanda-tanda masalah sejak awal.
Namun, pemeriksaan mandiri tetap memiliki keterbatasan. Jika terdapat gejala yang mencurigakan, pemeriksaan oleh teknisi merupakan langkah yang lebih aman.
Bagi Anda yang hendak bepergian dari Surabaya ke berbagai kota untuk liburan, kunjungan keluarga, maupun perjalanan bisnis, kondisi kendaraan tentu menjadi salah satu pertimbangan utama. Jika tidak ingin melakukan pemeriksaan dan mengemudi sendiri untuk perjalanan jauh, sewa mobil Surabaya dengan sopir dapat menjadi alternatif yang praktis.
Dengan memilih penyedia rental yang memperhatikan kondisi dan perawatan armadanya serta menyediakan pengemudi berpengalaman, perjalanan dapat berlangsung lebih nyaman. Pengemudi juga dapat membantu menghadapi rute antarkota sehingga penumpang dapat lebih fokus beristirahat dan menikmati perjalanan. Silakan hubungi Putera Mentari Rent Car untuk perjalanan nyaman Anda, melalui telepon dan WhatsApp dinomer 0821 2248 2134.
Pada akhirnya, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun mobil sewaan, prinsipnya tetap sama: jangan mengabaikan kondisi rem. Perjalanan yang menyenangkan selalu dimulai dari kendaraan yang siap digunakan dan sistem keselamatan yang bekerja sebagaimana mestinya.
