Kota Batu tidak hanya dikenal karena udara sejuk, perkebunan apel, dan berbagai destinasi wisata keluarga. Kota ini juga memiliki banyak pilihan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Salah satu tempat yang layak masuk daftar tujuan wisata rasa adalah Pasar Induk Among Tani Batu.
Pasar yang berada di Jalan Dewi Sartika, Temas, Kecamatan Batu, ini bukan sekadar tempat masyarakat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Pasar Among Tani telah berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan sekaligus tujuan kuliner yang menarik. Area kulinernya berada di lantai tiga dan menawarkan berbagai makanan, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan berat.
Menariknya, wisatawan dapat menggabungkan kegiatan berburu makanan dengan pengalaman melihat aktivitas pasar tradisional dalam bangunan yang lebih modern, bersih, dan tertata. Tidak mengherankan jika Pasar Among Tani mulai dilirik sebagai salah satu tujuan wisata kuliner ketika berkunjung ke Batu. Putera Mentari Rent Car membahas salah satu destinasi wisata kuliner Batu terbaru ini untuk Anda.
Sejarah Berdirinya Pasar Among Tani
Pasar Among Tani merupakan hasil pembangunan kembali pasar di Kota Batu yang sebelumnya dinilai membutuhkan tempat yang lebih representatif. Keinginan untuk menghadirkan pasar yang lebih layak bahkan telah muncul selama lebih dari satu dekade sebelum pembangunan dimulai. Peletakan tiang pancang pembangunan dilakukan pada 9 Februari 2022 di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas.
Pembangunannya membutuhkan anggaran sekitar Rp151 miliar dengan masa pengerjaan yang direncanakan selama 16 bulan. Pasar ini berdiri di atas lahan sekitar 44.525 meter persegi dengan luas bangunan lebih dari 33.000 meter persegi dan terdiri atas tiga lantai.
Pasar Induk Among Tani kemudian diresmikan pada 14 Desember 2023. Pada saat peresmian, Presiden Joko Widodo menyebut pasar tersebut dibangun sejak 2021 dan mampu menampung sekitar 2.700 kios serta los. Bangunannya memiliki zona basah, zona kering, serta zona makanan dan kuliner.
Pembagian tersebut menjadi salah satu keunggulan pasar. Lantai pertama digunakan untuk zona basah, lantai kedua untuk zona kering, sedangkan lantai ketiga diperuntukkan bagi pedagang makanan dan kuliner. Sejak awal, pemerintah daerah memang mengarahkan pasar ini bukan hanya sebagai pusat perdagangan, tetapi juga sebagai salah satu destinasi wisata kuliner Kota Batu.
Keistimewaan Pasar Among Tani Batu
Hal yang membuat Pasar Among Tani menarik adalah perpaduan konsep pasar tradisional dengan fasilitas bangunan modern. Pengunjung tetap dapat merasakan suasana pasar, melihat aktivitas pedagang, dan menemukan produk lokal, tetapi berada dalam bangunan yang lebih tertata.
Keunggulan lainnya adalah luas bangunan dan pembagian zona yang jelas. Pengunjung yang ingin berbelanja kebutuhan harian dapat menjelajahi lantai bawah, sedangkan wisatawan yang datang khusus untuk kuliner dapat langsung menuju lantai tiga.
Area kuliner juga memiliki daya tarik visual. Dari lantai atas, pengunjung dapat menikmati panorama kawasan Kota Batu dan pegunungan di sekitarnya. Dengan demikian, kegiatan makan tidak hanya menawarkan pengalaman rasa, tetapi juga suasana.
Pasar ini juga memiliki area parkir yang luas. Pemerintah Kota Batu sejak awal pembangunan memang menempatkan fasilitas parkir sebagai salah satu bagian penting dari pasar agar pengunjung lebih nyaman.
Kuliner Yang Bisa Dicoba
Lantai tiga Pasar Among Tani menjadi tempat yang paling menarik bagi wisatawan pencinta makanan. Berdasarkan berbagai ulasan kuliner terbaru, area ini menyediakan makanan berat, jajanan pasar, minuman tradisional, hingga makanan kekinian. Sebagian besar tenant kuliner mulai beraktivitas sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah satu kuliner yang dapat dicari adalah nasi empok. Hidangan ini merupakan salah satu pilihan makanan khas yang cukup menarik untuk dicoba ketika berada di Batu. Nasi berbahan dasar jagung tersebut biasanya disajikan bersama lauk dan pelengkap sehingga cocok sebagai menu makan siang.
Bagi pencinta makanan berkuah dan mi, Mie Podjok atau Mie Ayam Pojok juga menjadi salah satu nama yang banyak diperbincangkan. Kuliner ini disebut sebagai salah satu pilihan yang cukup dikenal oleh pencinta kuliner Batu.
Pilihan lainnya adalah sate ayam. Menu sederhana ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati makanan familiar dengan harga relatif terjangkau. Selain makanan berat, tersedia pula berbagai jajanan pasar yang dapat dibeli sebagai camilan selama perjalanan.
Untuk pencinta makanan manis, lumpur kentang menjadi salah satu pilihan menarik. Salah satu penjual yang mendapat perhatian menawarkan kue lumpur kentang dengan sejumlah varian rasa seperti kelapa muda, cokelat, dan keju.
Ada pula es dawet yang cocok dinikmati setelah makan. Minuman tradisional ini menjadi pilihan menyegarkan, terutama setelah wisatawan berkeliling pasar atau melakukan perjalanan di sekitar Kota Batu.
Keragaman tersebut membuat aktivitas kuliner di Pasar Among Tani tidak harus berhenti pada satu menu. Pengunjung dapat membeli makanan utama, dilanjutkan dengan jajanan tradisional dan minuman sebagai penutup.
Jam Operasional Pasar Among Tani
Pasar Among Tani secara umum beroperasi setiap hari. Data operasional yang tersedia menunjukkan pasar buka sekitar pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. Pasar Among Tani Batu
Namun, wisatawan yang tujuan utamanya adalah berburu kuliner perlu memperhatikan perbedaan jam aktivitas setiap pedagang. Area pasar basah sudah ramai sejak pagi, sementara aktivitas kuliner di lantai tiga umumnya mulai lebih aktif sekitar pukul 10.00 WIB.
Karena jam buka masing-masing tenant dapat berbeda, datang sekitar menjelang siang menjadi pilihan yang cukup aman jika ingin melihat lebih banyak pilihan makanan. Sebelum berangkat, tetap disarankan mengecek informasi terbaru apabila ada menu atau penjual tertentu yang memang ingin dikunjungi.
Rute Menuju Pasar Among Tani Batu
Pasar Among Tani berada di Jalan Dewi Sartika, Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Lokasinya berada di kawasan yang mudah dijangkau dan berdekatan dengan Terminal Batu.
Dari pusat Kota Batu, perjalanan menuju pasar relatif mudah karena lokasinya masih berada di kawasan perkotaan. Wisatawan dapat mengikuti Jalan Panglima Sudirman kemudian menuju kawasan Jalan Dewi Sartika.
Jika datang dari Malang, perjalanan dapat diarahkan menuju Kota Batu melalui jalur utama Malang–Batu. Setelah memasuki kawasan Kota Batu, ikuti petunjuk menuju Terminal Batu atau Jalan Dewi Sartika. Pasar Among Tani berada tidak jauh dari terminal tersebut.
Bagi wisatawan yang menggunakan transportasi umum, lokasi ini juga relatif mudah dijangkau. Trans Jatim memiliki pemberhentian di Terminal Batu sehingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju pasar.
Wisatawan dari Surabaya dapat menggunakan jalur Surabaya–Malang kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kota Batu. Jika menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya memperhitungkan kepadatan lalu lintas terutama pada akhir pekan dan musim liburan.
Wisata Di Sekitar Pasar Among Tani
Salah satu keuntungan berkunjung ke Pasar Among Tani adalah lokasinya berada di kawasan strategis Kota Batu. Setelah puas menikmati kuliner, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi wisata.
Salah satu pilihan paling mudah adalah Alun-Alun Kota Batu. Kawasan ini terkenal sebagai ruang publik sekaligus pusat aktivitas wisata dan kuliner. Di sekitar alun-alun, wisatawan dapat menemukan berbagai jajanan khas Batu, termasuk ketan dengan aneka topping.
Bagi wisatawan yang membawa anak-anak, berbagai taman rekreasi dan objek wisata keluarga di Kota Batu dapat dimasukkan dalam rencana perjalanan. Jaraknya memang berbeda-beda, sehingga sebaiknya menentukan urutan destinasi berdasarkan arah perjalanan agar tidak terlalu banyak waktu terbuang di jalan.
Wisatawan juga dapat mengarah ke kawasan Selecta apabila ingin menikmati udara pegunungan dan taman yang sudah lama menjadi salah satu tujuan wisata Batu. Pilihan lain adalah kawasan Songgoriti, Jatim Park, Museum Angkut, atau Batu Night Spectacular.
Dengan demikian, Pasar Among Tani dapat ditempatkan sebagai tujuan sarapan atau makan siang sebelum melanjutkan perjalanan wisata. Pola perjalanan seperti ini cukup efektif karena wisatawan tidak perlu mengalokasikan satu hari penuh hanya untuk aktivitas kuliner.
Tips Berburu Kuliner di Pasar Among Tani
Agar pengalaman kuliner lebih nyaman, datanglah ketika area makanan sudah mulai aktif. Sekitar pukul 10.00 WIB dapat menjadi pilihan jika ingin mencari berbagai menu di lantai tiga.
Selanjutnya, jangan terburu-buru membeli makanan pertama yang terlihat. Luangkan waktu untuk berkeliling karena banyak pilihan makanan tersedia di area kuliner.
Bagi yang datang bersama rombongan, berbagi makanan juga bisa menjadi cara menarik untuk mencicipi lebih banyak menu. Misalnya, satu orang membeli nasi empok, sementara anggota lain mencoba mi ayam, jajanan pasar, atau minuman tradisional.
Tetapkan pula anggaran sebelum mulai berburu makanan. Salah satu daya tarik kuliner pasar adalah banyaknya pilihan dengan harga yang relatif bersahabat, sehingga wisatawan sering kali tergoda membeli lebih banyak dari rencana.
Terakhir, tetap jaga kebersihan area pasar. Jangan meninggalkan sampah di meja maupun area umum dan hormati aktivitas pedagang yang sedang bekerja.
Menjadikan Pasar Among Tani Sebagai Bagian dari Wisata Batu
Pasar Among Tani memberikan pengalaman yang berbeda dari pusat kuliner modern. Di tempat ini, wisatawan dapat melihat bagaimana aktivitas perdagangan masyarakat tetap berjalan berdampingan dengan konsep bangunan yang lebih modern.
Area kulinernya menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan berbagai makanan dengan karakter khas pasar. Dari makanan berat seperti nasi empok dan mi ayam hingga kue tradisional serta minuman seperti es dawet, pilihannya cukup beragam untuk mengisi agenda wisata rasa.
Bagi wisatawan dari luar kota, termasuk Surabaya, Pasar Among Tani dapat dimasukkan dalam perjalanan wisata Batu–Malang. Setelah menikmati kuliner di lantai tiga, perjalanan dapat dilanjutkan ke alun-alun, objek wisata keluarga, kawasan pegunungan, maupun tempat kuliner lainnya.
Untuk perjalanan bersama keluarga atau rombongan, sewa mobil Surabaya dapat menjadi salah satu pilihan transportasi yang praktis. Kendaraan dapat digunakan sejak keberangkatan dari Surabaya hingga menjelajahi sejumlah destinasi di Batu tanpa perlu berpindah kendaraan. Jika menggunakan layanan sewa mobil dengan sopir, wisatawan juga dapat lebih leluasa menikmati perjalanan, sementara pengemudi membantu menangani rute dan perjalanan antarlokasi. Dengan begitu, wisata kuliner di Pasar Among Tani dapat menjadi bagian dari perjalanan Batu yang lebih santai, fleksibel, dan menyenangkan.
Silakan hubungi marketing Putera Mentari Rent Car untuk kebutuhan perjalanan Anda. Telepon dan WhatsApp kami standby 24 jam dinomer 0821 2248 2134.
