Blitar merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang menarik untuk dijelajahi. Kota yang lekat dengan sejarah perjuangan dan sosok Bung Karno ini tidak hanya memiliki destinasi wisata seperti Makam Bung Karno, Istana Gebang, Candi Penataran, dan kawasan pantai selatan. Blitar juga mempunyai kekayaan kuliner yang dapat menjadi buah tangan setelah perjalanan selesai.

Oleh-oleh khas Blitar didominasi makanan tradisional, camilan kering, makanan berbahan hasil pertanian lokal, serta berbagai produk modern yang dikembangkan oleh pelaku usaha setempat. Beberapa di antaranya bahkan sudah menjadi identitas kuliner Blitar, seperti wajik kletik dan geti. Pilihan oleh-oleh yang tersedia di toko-toko Blitar juga semakin beragam, sehingga wisatawan tidak kesulitan mencari buah tangan untuk keluarga, teman, maupun rekan kerja. Putera Mentari Rent Car merangkumkannya untuk Anda.

Wajik Kletik, Oleh-Oleh Ikonik Blitar

Jika harus memilih satu makanan yang paling identik dengan oleh-oleh Blitar, wajik kletik layak ditempatkan di urutan pertama. Jajanan ini dibuat dari beras ketan, gula merah atau gula kelapa, dan santan. Rasanya manis legit dengan tekstur kenyal.

Keunikan wajik kletik bukan hanya terletak pada rasanya, tetapi juga kemasannya. Wajik biasanya dibungkus menggunakan kulit jagung kering atau klobot. Kemasan tradisional tersebut memberikan aroma khas sekaligus membuat tampilannya mudah dikenali.

Salah satu tempat yang dikenal sebagai produsen sekaligus toko wajik kletik adalah Oleh-oleh dari Blitar (O-ODABLI) – Wajik Kletik Ibu Prajitno di Jalan Dr. Ismail No. 3, Sananwetan, Kota Blitar. Selain wajik kletik, toko ini juga menyediakan berbagai camilan yang cocok dijadikan buah tangan.

Bagi wisatawan yang ingin membeli dalam jumlah banyak, sebaiknya menanyakan ukuran kemasan dan masa simpannya terlebih dahulu. Dengan begitu, jumlah belanja dapat disesuaikan dengan lama perjalanan pulang.

Geti, Camilan Manis dan Gurih

Geti atau enting-enting geti merupakan camilan tradisional lain yang cukup populer sebagai oleh-oleh Blitar. Makanan ini umumnya dibuat dari wijen, kacang tanah, dan gula merah. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa manis sekaligus gurih dengan tekstur yang cukup padat.

Geti sering hadir dalam bentuk batangan atau potongan yang dikemas secara praktis. Karena relatif kering, makanan ini lebih mudah dibawa dalam perjalanan dibandingkan makanan basah.

Camilan ini juga memiliki hubungan kuat dengan tradisi masyarakat setempat. Geti kerap disajikan pada berbagai kesempatan, termasuk acara keluarga dan perayaan tertentu. Bagi wisatawan, membawa geti pulang bukan sekadar membeli makanan, tetapi juga mencicipi salah satu jajanan tradisional yang masih bertahan di Blitar.

Opak Gambir yang Renyah

Oleh-oleh berikutnya adalah opak gambir. Bentuknya tipis dan biasanya digulung atau dilipat, sedangkan teksturnya renyah ketika digigit. Rasanya cenderung manis dengan aroma yang khas.

Opak gambir cocok diberikan kepada keluarga atau teman karena ukurannya praktis dan mudah dikemas. Namun, karena teksturnya rapuh, wisatawan perlu memperhatikan cara menyimpannya selama perjalanan.

Sebaiknya opak ditempatkan di bagian atas tas atau kardus dan tidak ditindih oleh barang berat. Dengan cara tersebut, kemungkinan camilan patah selama perjalanan dapat dikurangi.

Peyek Uceng, Camilan Khas yang Unik

Peyek biasanya identik dengan kacang atau kedelai. Namun, Blitar mempunyai pilihan yang cukup unik, yaitu peyek uceng. Uceng merupakan ikan air tawar berukuran kecil yang digunakan sebagai salah satu bahan peyek.

Camilan ini menawarkan perpaduan tekstur renyah dan rasa gurih. Peyek uceng menarik untuk wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh dengan karakter yang berbeda dari jajanan manis.

Karena merupakan produk makanan kering, peyek uceng cukup praktis untuk perjalanan jauh. Namun, pastikan kemasan masih rapat dan tidak menunjukkan tanda-tanda terkena kelembapan.

Dodol Belimbing

Blitar juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil belimbing, terutama belimbing Karangsari. Buah tersebut tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga dikembangkan menjadi berbagai produk olahan.

Salah satu yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh adalah dodol belimbing. Rasanya mempunyai karakter manis dengan sentuhan rasa buah belimbing. Produk semacam ini cocok bagi wisatawan yang ingin membawa buah tangan yang berbeda dari dodol pada umumnya.

Selain dodol, wisatawan juga dapat mencari berbagai olahan berbahan belimbing sesuai ketersediaan di toko oleh-oleh. Produk olahan buah biasanya lebih praktis dibawa dibandingkan buah segar, terutama untuk perjalanan panjang.

Keripik Tempe dan Aneka Camilan Kering

Keripik tempe menjadi pilihan aman bagi wisatawan yang mencari oleh-oleh dengan harga relatif terjangkau dan mudah dibagikan. Tempe diiris tipis kemudian diolah menjadi camilan renyah dengan berbagai pilihan rasa.

Di toko oleh-oleh Blitar, wisatawan biasanya juga dapat menemukan aneka keripik lainnya, seperti keripik singkong, keripik pisang, keripik buah, hingga berbagai jenis peyek.

Camilan kering mempunyai kelebihan karena tidak membutuhkan tempat penyimpanan khusus selama perjalanan. Namun, tetap perhatikan tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan sebelum membeli.

Sambal Pecel Blitar

Tidak semua oleh-oleh harus berupa makanan ringan. Sambal pecel juga bisa menjadi pilihan menarik. Bumbu kacang yang sudah dikemas memungkinkan wisatawan membawa cita rasa makanan khas Jawa pulang ke rumah.

Sambal pecel dapat digunakan untuk membuat hidangan sederhana dengan sayuran, tahu, tempe, atau lauk lainnya. Pilih kemasan yang tertutup rapat agar tidak mudah bocor dan menimbulkan masalah di dalam kendaraan.

Jika ingin membeli untuk banyak orang, kemasan kecil dapat menjadi pilihan karena lebih mudah dibagikan. Sementara itu, kemasan besar lebih sesuai untuk konsumsi keluarga.

Es Drop dan Jajanan Tradisional Lain

Es drop merupakan salah satu jajanan yang juga sering dikaitkan dengan Blitar. Makanan berbentuk seperti es krim tradisional ini memiliki cita rasa khas dan biasanya dikemas secara sederhana.

Karena karakter produknya, es drop perlu diperlakukan berbeda dari camilan kering. Wisatawan yang melakukan perjalanan jauh perlu mempertimbangkan kondisi penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga.

Selain itu, toko oleh-oleh Blitar umumnya menyediakan berbagai jajanan tradisional lain. Pilihannya dapat berbeda antara satu toko dengan toko lainnya, sehingga berkeliling satu atau dua toko dapat menjadi cara menarik untuk menemukan produk yang belum pernah dicoba.

Dimana Membeli Oleh-Oleh Khas Blitar?

Wisatawan tidak perlu bingung mencari tempat membeli buah tangan. Salah satu lokasi yang dapat dipertimbangkan adalah Pusat Oleh Oleh Amanah di Jalan Veteran No. 201, Plosokerep, Sananwetan. Toko ini berada di kawasan Kota Blitar dan menyediakan berbagai produk oleh-oleh.

Pilihan lainnya adalah Pusat Oleh-Oleh Khas Blitar “KAWENTAR” di Jalan Kusuma Bangsa, Kanigoro. Toko tersebut dapat menjadi pilihan apabila rute perjalanan melewati kawasan Kanigoro.

Di kawasan kota juga terdapat Oleh-Oleh Khas Blitar di Jalan Bali No. 8, Plosokerep, Sananwetan. Lokasinya dapat dimasukkan dalam agenda belanja apabila wisatawan sedang menjelajahi pusat Kota Blitar.

Wisatawan juga dapat mempertimbangkan Toko Oleh-oleh Khas Blitar NASIONALISM di Jalan Mahakam No. 130B, Tanjungsari, Sukorejo.

Sementara itu, Pusat Oleh Oleh Kota Blitar – Bolen Nanas Kinasih Blitar di Jalan Kelud No. 125, Kepanjen Lor, dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mencari variasi buah tangan lain.

Karena jam operasional toko dapat berubah, terutama pada hari libur atau periode ramai wisatawan, sebaiknya mengecek informasi terbaru sebelum berangkat.

Tips Membeli Oleh-Oleh untuk Dibawa Pulang

Membeli oleh-oleh tidak cukup hanya dengan memilih makanan yang terlihat menarik. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar buah tangan tetap layak dikonsumsi ketika sampai di rumah.

Pertama, perhatikan tanggal kedaluwarsa. Untuk perjalanan jauh, pilih produk dengan masa simpan yang masih panjang.

Kedua, periksa kondisi kemasan. Hindari produk yang kemasannya bocor, menggembung, sobek, atau terlihat terkena air.

Ketiga, sesuaikan jenis makanan dengan jarak perjalanan. Camilan kering seperti geti, opak gambir, dan keripik umumnya lebih praktis untuk dibawa dari Blitar ke kota lain.

Keempat, jangan langsung membeli terlalu banyak. Sebaiknya bandingkan harga dan ukuran kemasan di beberapa toko terlebih dahulu.

Kelima, pisahkan makanan dari barang lain. Produk makanan yang beraroma kuat sebaiknya dikemas dalam kantong tersendiri agar tidak memengaruhi barang bawaan.

Keenam, perhatikan kondisi kendaraan. Jangan menaruh makanan mudah hancur di bawah tumpukan koper. Produk seperti opak gambir dan keripik sebaiknya berada di bagian atas.

Oleh-Oleh Sekaligus Wisata Kuliner Blitar

Berburu oleh-oleh dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata, bukan sekadar aktivitas sebelum pulang. Wisatawan dapat menyusun rute yang menggabungkan destinasi sejarah dan kuliner.

Misalnya, perjalanan dapat dimulai dari Makam Bung Karno dan Istana Gebang, kemudian dilanjutkan menikmati kuliner lokal. Setelah itu, wisatawan dapat menuju toko oleh-oleh di kawasan kota sebelum melanjutkan perjalanan menuju Candi Penataran atau destinasi lain.

Dengan cara tersebut, waktu perjalanan dapat dimanfaatkan secara lebih efisien. Wisatawan juga memiliki kesempatan untuk mencoba makanan khas sebelum memilih produk mana yang paling sesuai untuk dibawa pulang.

Membawa Oleh-Oleh Blitar dengan Nyaman dari Surabaya

Bagi wisatawan yang datang dari Surabaya, Blitar dapat menjadi tujuan perjalanan akhir pekan maupun bagian dari rute wisata Jawa Timur. Jarak perjalanan yang cukup panjang membuat pemilihan transportasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama jika bepergian bersama keluarga atau rombongan.

Menggunakan sewa mobil Surabaya dengan sopir dapat menjadi pilihan praktis untuk perjalanan semacam ini. Pengemudi dapat membantu perjalanan dari Surabaya menuju Blitar sekaligus memudahkan wisatawan berpindah dari satu destinasi ke toko oleh-oleh lainnya.

Keuntungan lainnya adalah ruang kendaraan dapat disesuaikan dengan kebutuhan barang bawaan. Hal ini cukup penting apabila wisatawan membeli banyak makanan, kerajinan, atau oleh-oleh untuk beberapa keluarga sekaligus. Silakan hubungi marketing Putera Mentari untuk informasi dan reservasi perjalanan, melalui telepon dan WhatsApp dinomer 0821 2248 2134.

Dengan perencanaan rute yang baik, perjalanan ke Blitar dapat dibuat lebih lengkap: menikmati wisata sejarah, mencicipi kuliner lokal, berburu oleh-oleh, kemudian kembali ke Surabaya dengan perjalanan yang lebih nyaman.

Pada akhirnya, oleh-oleh khas Blitar bukan hanya tentang makanan yang dibawa pulang. Wajik kletik, geti, opak gambir, peyek uceng, dodol belimbing, hingga berbagai camilan lokal merupakan bagian dari kekayaan kuliner yang membuat perjalanan ke Blitar semakin berkesan. Memilih buah tangan yang tepat sekaligus mendukung produk lokal membuat pengalaman wisata terasa lebih lengkap.