Malang memiliki banyak pilihan kuliner yang menarik, mulai dari warung legendaris hingga restoran dengan konsep modern. Namun, bagi wisatawan yang ingin menikmati makanan sekaligus merasakan suasana Malang tempo dulu, Melati Restaurant dapat menjadi salah satu pilihan menarik. Restoran ini berada di dalam Hotel Tugu Malang, tepat di kawasan pusat Kota Malang.
Melati Restaurant dikenal dengan konsep klasik dan romantis yang menghadirkan suasana nostalgia Malang masa lalu. Restoran ini menyajikan masakan rumahan Indonesia dengan resep lama, hidangan Peranakan Tionghoa, hingga beragam steak yang mendapat pengaruh kuliner kolonial Belanda dan Prancis.
Keunikan tersebut membuat Melati Restaurant bukan sekadar tempat makan. Bagi wisatawan, kunjungan ke restoran ini dapat menjadi bagian dari perjalanan untuk mengenal kekayaan sejarah dan budaya kuliner Malang. Putera Mentari Rent Car mengajak Anda kesana.
Sejarah Melati Restaurant Dan Hotel Tugu Malang
Pembahasan mengenai sejarah Melati Restaurant tidak dapat dipisahkan dari Hotel Tugu Malang sebagai tempat restoran tersebut berada. Hotel Tugu Malang sendiri mulai beroperasi pada 1990 dan diresmikan pada 10 Juli tahun yang sama. Bangunannya kemudian mengalami sejumlah penataan dan pengembangan, tetapi tetap mempertahankan konsep hotel butik dengan karakter yang kuat.
Dalam perkembangannya, Hotel Tugu Malang dikenal tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai salah satu tempat yang menawarkan pengalaman sejarah melalui arsitektur, koleksi benda antik, serta konsep kulinernya.
Melati Restaurant menjadi bagian penting dari pengalaman tersebut. Konsep yang diusung bukan sekadar menghadirkan makanan, tetapi juga membawa pengunjung menikmati kembali suasana Malang pada masa lalu. Pihak Hotel Tugu sendiri menggambarkan Melati Restaurant sebagai tempat yang menghadirkan atmosfer klasik dan romantis khas Malang tempo dulu.
Karakter tersebut terlihat dari interior restoran yang dipenuhi berbagai elemen bernuansa klasik. Sebuah ulasan yang diterbitkan pada Agustus 2026 juga menggambarkan suasana restoran yang hangat dengan dominasi elemen kayu, dinding berwarna putih, serta berbagai koleksi peninggalan masa lampau.
Keistimewaan Melati Restaurant
Hal utama yang membuat Melati Restaurant berbeda adalah perpaduan antara kuliner dan pengalaman suasana. Pengunjung tidak hanya datang untuk menyantap makanan, tetapi juga dapat menikmati atmosfer heritage yang menjadi karakter Hotel Tugu Malang.
Konsep tersebut terasa sejak memasuki area hotel. Berbagai benda antik dan dekorasi bernuansa masa lalu memberikan kesan seperti berada di sebuah rumah besar dari zaman berbeda. Suasana tersebut kemudian berlanjut hingga ruang makan.
Dari sisi kuliner, Melati Restaurant memiliki perhatian khusus terhadap resep-resep lama Indonesia. Menu yang ditawarkan tidak hanya mengambil inspirasi dari satu daerah, tetapi mencoba memperlihatkan kekayaan kuliner Nusantara dan pengaruh berbagai budaya yang pernah berkembang di Indonesia.
Selain masakan Indonesia, restoran juga dikenal dengan menu Peranakan. Masakan Peranakan sendiri merupakan hasil percampuran pengaruh kuliner Tionghoa, Melayu, dan Indonesia. Melati Restaurant secara berkala juga menghadirkan menu khusus yang mengeksplorasi tradisi Baba-Nyonya atau Peranakan.
Inilah yang menjadikan pengalaman makan di Melati Restaurant cukup berbeda. Pengunjung dapat menemukan cita rasa tradisional Indonesia berdampingan dengan hidangan yang mempunyai pengaruh budaya lain.
Pilihan Menu Di Melati Restaurant
Menu Melati Restaurant cukup beragam sehingga dapat menyesuaikan berbagai selera. Salah satu kekuatannya adalah hidangan Indonesian heritage yang menggunakan inspirasi dari resep-resep lama.
Beberapa menu yang pernah dihadirkan antara lain nasi campur Baba atau Babah Treasure, nasi goreng Nyonya Babah, semur lidah sapi, pepes bandeng kluwek, gulai, kari, hingga aneka hidangan berbahan ikan dan ayam. Restoran juga menghadirkan pilihan makanan pembuka, sup, sayuran, makanan utama, dan hidangan penutup.
Bagi pengunjung yang ingin mencoba hidangan khas Indonesia dalam satu sajian, tersedia pula konsep The Congklak: Dishes of the Indonesian Archipelago Sets. Dalam salah satu pilihan set yang ditawarkan pada 2026, pengunjung dapat menemukan hidangan seperti bakwan jagung, dendeng ragi, sate ayam batang tebu Bululawang, sambal goreng tahu, tempe, tewel nangka, serta berbagai pilihan sambal dan nasi. Pilihan lainnya antara lain pepes ikan gurame, sate kambing, kering tempe, dan gulai daun singkong.
Untuk pencinta hidangan bercita rasa internasional, Melati Restaurant juga menyediakan beragam steak. Pilihannya memiliki pengaruh dari kuliner kolonial Belanda hingga gaya Prancis. Karakter menu ini membuat restoran dapat menjadi pilihan bagi rombongan yang memiliki selera makanan berbeda.
Menu dapat berubah sesuai program kuliner atau periode tertentu. Karena itu, wisatawan sebaiknya mengecek menu dan informasi terbaru sebelum berkunjung.
Waktu Yang Tepat Untuk Berkunjung
Melati Restaurant cocok dikunjungi pada waktu makan siang maupun malam. Suasananya yang klasik dapat dinikmati dengan lebih leluasa ketika pengunjung tidak terlalu terburu-buru.
Bagi wisatawan yang sedang menyusun agenda perjalanan di pusat Kota Malang, makan siang di Melati Restaurant dapat menjadi jeda setelah berkeliling kawasan heritage. Sementara itu, makan malam dapat menjadi pilihan setelah seharian mengunjungi berbagai tempat wisata.
Informasi jam operasional di berbagai sumber dapat berbeda, sehingga pengecekan langsung kepada pihak Hotel Tugu sebelum datang menjadi langkah yang lebih aman, terutama jika perjalanan dibuat berdasarkan jadwal tertentu.
Rute Menuju Melati Restaurant Dari Surabaya
Lokasi Melati Restaurant berada di Hotel Tugu Malang, Jalan Tugu No. 3, Klojen. Lokasinya sangat strategis karena berada di pusat Kota Malang, dekat dengan kawasan Alun-Alun Tugu dan berbagai destinasi wisata kota.
Jika berangkat dari Surabaya, perjalanan dapat dilakukan melalui jalur tol menuju Malang. Dari arah Surabaya, kendaraan dapat melanjutkan perjalanan menuju pusat Kota Malang, kemudian diarahkan ke kawasan Jalan Tugu.
Bagi wisatawan yang berangkat dari Bandara Juanda, rute dapat disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan titik keberangkatan. Waktu perjalanan tentu dapat berubah tergantung kepadatan jalan, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
Keunggulan lokasinya adalah wisatawan tidak perlu melakukan perjalanan jauh lagi setelah makan. Berbagai destinasi di pusat Kota Malang dapat langsung dimasukkan ke dalam itinerary.
Wisata Terdekat Dari Melati Restaurant
Letak Melati Restaurant membuat restoran ini mudah dipadukan dengan agenda wisata kota. Salah satu yang paling dekat adalah Alun-Alun Tugu Malang yang berada tepat di depan kawasan Hotel Tugu. Pemerintah Kota Malang menyebut kawasan Jalan Tugu sebagai salah satu area yang memiliki bangunan peninggalan kolonial dan nilai sejarah.
Setelah makan, wisatawan dapat berjalan atau melanjutkan perjalanan menuju Alun-Alun Kota Malang. Kawasan ini dikelilingi beberapa bangunan lama, termasuk Masjid Jami dan gereja yang memiliki nilai sejarah serta arsitektur menarik.
Destinasi lain yang dapat dimasukkan dalam rute adalah kawasan Kayutangan Heritage. Kawasan tersebut menawarkan pengalaman wisata berupa bangunan cagar budaya, kampung heritage, serta berbagai tempat kuliner dan kafe.
Jika memiliki waktu lebih panjang, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kampung Warna-Warni Jodipan, Museum Brawijaya, atau kawasan Ijen yang dikenal dengan karakter arsitektur kolonialnya.
Kuliner Populer Lain Di Malang
Melati Restaurant dapat menjadi salah satu bagian dari perjalanan kuliner di Malang. Setelah mencicipi hidangan heritage di sini, wisatawan masih memiliki banyak pilihan kuliner lain.
Pecel Kawi Hj. Musilah dapat menjadi pilihan untuk menikmati pecel legendaris. Tempat ini telah dikenal sejak 1975 dan sering masuk dalam daftar kuliner populer Malang. Selain itu, ada Rawon Nguling yang menawarkan salah satu hidangan rawon yang terkenal di kota ini.
Wisatawan juga dapat mencoba Soto Ayam Lombok, Depot Hok Lay, Warung Lama H. Ridwan, Bakso President, maupun Sate Gebug. Beragam tempat tersebut menawarkan karakter makanan yang berbeda, mulai dari pecel, rawon, soto, bakso, hingga sate.
Untuk pengalaman kuliner yang lebih bernuansa tempo dulu, Toko Oen juga menarik untuk dimasukkan dalam itinerary. Sementara bagi wisatawan yang ingin mencoba suasana kuliner malam, Ronde Titoni dapat menjadi salah satu alternatif.
Dengan banyaknya pilihan, perjalanan ke Malang dapat dirancang sebagai wisata kuliner sekaligus wisata sejarah.
Tips Berkunjung Ke Melati Restaurant
Sebelum berkunjung, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan. Pertama, jika datang bersama rombongan, sebaiknya melakukan reservasi atau konfirmasi terlebih dahulu. Hal ini penting terutama ketika berkunjung pada akhir pekan atau musim liburan.
Kedua, luangkan waktu untuk menikmati suasana restoran. Jangan terburu-buru setelah makanan selesai karena salah satu daya tarik utama Melati Restaurant justru terletak pada atmosfer heritage dan koleksi yang ada di sekitarnya.
Ketiga, periksa menu terbaru sebelum datang karena restoran dapat menghadirkan program kuliner khusus pada periode tertentu. Pada 2026 misalnya, Melati Restaurant menghadirkan pengalaman kuliner bertema The Spice Route of Indonesian Iftar yang mengangkat perjalanan rempah dan warisan kuliner Indonesia.
Keempat, manfaatkan lokasi restoran yang strategis dengan menggabungkannya bersama destinasi lain di pusat Kota Malang.
Menikmati Perjalanan Malang Dari Surabaya
Bagi wisatawan yang datang dari Surabaya, perjalanan menuju Malang dapat menjadi agenda satu hari maupun bagian dari liburan beberapa hari. Melati Restaurant dapat ditempatkan sebagai tujuan makan di tengah itinerary, misalnya setelah mengunjungi Alun-Alun Tugu dan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kayutangan Heritage atau destinasi lainnya.
Jika ingin menikmati perjalanan tanpa harus berkonsentrasi mengemudi sepanjang rute, sewa mobil Surabaya dengan sopir dapat menjadi pilihan yang praktis. Wisatawan dapat berangkat dari Surabaya, menuju Malang, menikmati hidangan di Melati Restaurant, kemudian melanjutkan perjalanan ke sejumlah tempat wisata dan kuliner lain tanpa harus berganti kendaraan.
Bagi keluarga maupun rombongan, cara ini juga memberikan keleluasaan untuk menyusun perjalanan sesuai kebutuhan. Sopir dapat membantu perjalanan antarlokasi, sementara penumpang dapat lebih fokus menikmati suasana kota, mencicipi kuliner, atau beristirahat setelah perjalanan dari Surabaya. Silakan hubungi marketing Putera Mentari Rent Car untuk informasi dan reservasi, melalui telepon dan WhatsApp dinomer 0821 2248 2134.
Pada akhirnya, Melati Restaurant menawarkan pengalaman yang lebih dari sekadar makan. Perpaduan resep kuliner Indonesia, hidangan Peranakan, pengaruh kolonial, interior bernuansa klasik, serta lokasi yang berada di pusat Kota Malang menjadikannya salah satu tempat menarik bagi wisatawan yang ingin mengenal sisi heritage kota. Dengan menggabungkannya bersama wisata sejarah dan kuliner populer lainnya, perjalanan dari Surabaya menuju Malang pun dapat menjadi pengalaman yang kaya rasa sekaligus kaya cerita.
Catatan: informasi menu dan jam operasional restoran dapat berubah, terutama karena Melati Restaurant juga menghadirkan program atau menu tematik pada periode tertentu.
