Malang, kota sejuk di kaki Gunung Semeru, bukan hanya dikenal dengan pesona wisatanya yang menawan, tetapi juga dengan kuliner khas yang menggoda selera. Saat pagi tiba, udara dingin Malang seolah memanggil siapa saja untuk menikmati semangkuk hidangan hangat yang bisa mengisi energi sebelum menjelajahi kota. Tak heran, wisata kuliner pagi di Malang menjadi salah satu kegiatan favorit para pelancong.

Bagi Anda yang berencana berlibur ke Malang dari luar kota—misalnya dari Surabaya—menggunakan layanan Putera Mentari Rent Car bisa menjadi pilihan praktis dan nyaman. Selain menghemat tenaga, perjalanan akan terasa lebih fleksibel untuk berhenti di berbagai tempat sarapan legendaris di sepanjang jalan atau di pusat kota Malang. Nah, berikut ini beberapa rekomendasi tempat sarapan di Malang yang bisa Anda masukkan dalam daftar wisata kuliner Anda.


1. Rawon Nguling – Ikon Kuliner Pagi Legendaris

Tak lengkap rasanya membicarakan kuliner Malang tanpa menyebut Rawon Nguling. Warung makan yang sudah berdiri sejak tahun 1942 ini menjadi salah satu tujuan utama wisata kuliner di kota apel tersebut. Kuah rawonnya yang hitam pekat berasal dari kluwek pilihan, berpadu dengan potongan daging sapi empuk dan aroma bumbu rempah yang menggoda.

Biasanya, Rawon Nguling sudah buka sejak pagi. Banyak wisatawan memilih singgah di sini saat dalam perjalanan menuju Malang dari Surabaya. Karena itulah, bila Anda menyewa mobil dari Surabaya, Anda bisa meminta sopir berhenti sejenak di Rawon Nguling—lokasinya di Jalan Zainul Arifin, cukup mudah diakses sebelum memasuki pusat kota Malang.

Sepiring rawon hangat dengan nasi putih dan sambal akan menjadi pembuka hari yang sempurna, apalagi ditemani udara sejuk khas Malang.


2. Pecel Kawi – Sarapan Tradisional yang Selalu Ramai

Bagi pencinta kuliner tradisional Jawa Timur, Nasi Pecel Kawi adalah legenda tersendiri. Warung ini sudah dikenal sejak tahun 1970-an dan hingga kini selalu ramai pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan.

Ciri khasnya terletak pada bumbu kacang yang gurih-manis, disajikan dengan aneka sayur segar, tempe goreng, rempeyek, dan terkadang tambahan lauk seperti telur dadar atau empal.

Tempat ini terletak di Jalan Kawi Atas No. 43B, Malang, tidak jauh dari area perbelanjaan dan penginapan populer. Jika Anda datang pagi-pagi dengan mobil sewaan, sopir biasanya tahu rute terbaik untuk menghindari kemacetan kecil di area ini. Selain rasanya yang autentik, suasana jadul di warung Pecel Kawi juga memberi sensasi nostalgia tersendiri.


3. Toko Oen – Sarapan Gaya Kolonial yang Unik

Jika Anda ingin sarapan dengan nuansa berbeda, cobalah Toko Oen Malang, sebuah tempat bersejarah yang berdiri sejak tahun 1930-an. Di sini, Anda bisa menikmati sarapan ala Eropa seperti roti bakar, omelet, hingga es krim klasik yang masih dibuat dengan resep lama.

Meski bukan hidangan tradisional, pengalaman bersantap di bangunan tua bergaya kolonial ini menawarkan suasana yang menenangkan. Interiornya masih terjaga dengan baik, lengkap dengan meja dan kursi kayu khas zaman Belanda.

Toko Oen berlokasi di Jalan Basuki Rahmat No. 5, dekat dengan Alun-Alun Tugu Malang. Banyak wisatawan yang mampir ke sini setelah perjalanan malam dari Surabaya, terutama yang menggunakan mobil sewa dengan sopir—karena biasanya mereka tiba di Malang saat matahari baru terbit dan langsung ingin mencari tempat sarapan yang nyaman.


4. Soto Ayam Lombok – Gurihnya Soto Pagi yang Menghangatkan

Nama “Lombok” di sini bukan berarti berasal dari pulau Lombok, melainkan dari nama jalan tempat warung ini berdiri pertama kali: Jalan Lombok No. 1, Malang.

Soto Ayam Lombok Malang sudah berdiri sejak 1950-an dan menjadi favorit warga lokal untuk sarapan. Kuahnya bening kekuningan, gurih dengan aroma bawang goreng yang khas, serta potongan daging ayam kampung yang lembut. Tambahan koya dan perasan jeruk nipis membuat rasanya semakin segar.

Bagi wisatawan yang datang dari Surabaya menggunakan mobil sewaan, warung ini cocok dikunjungi pagi hari karena letaknya strategis di tengah kota dan mudah diakses. Anda bisa menikmati sarapan hangat sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata seperti Jatim Park, Museum Angkut, atau Coban Rondo.


5. Warung Brintik – Soto Daging Sapi Klasik Sejak 1942

Selain Rawon Nguling, Warung Brintik juga menjadi ikon sarapan legendaris di Malang. Terletak di Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 39, warung ini terkenal dengan soto daging sapi yang kuahnya gurih dan ringan.

Nama “Brintik” sendiri berasal dari potongan daging sapi yang direbus hingga empuk dan sedikit berkerut (brintik). Kuah kaldu yang jernih, disajikan dengan nasi hangat, perkedel, dan sambal, menciptakan rasa yang pas untuk menghangatkan pagi di kota dingin seperti Malang.

Bila Anda bepergian dari Surabaya, menyewa mobil bisa membuat perjalanan lebih fleksibel untuk mengunjungi tempat seperti ini, yang mungkin tidak mudah dijangkau dengan transportasi umum.


6. Nasi Buk Suroboyo – Cita Rasa Pedas untuk Energi Pagi

Meski bernama Nasi Buk Suroboyo, kuliner ini justru sangat populer di Malang. Menu ini terdiri dari nasi hangat dengan siraman kuah daging, jeroan sapi, sambal pedas, dan serundeng. Porsinya tidak terlalu besar, cocok untuk sarapan.

Bagi pecinta makanan pedas, Nasi Buk Suroboyo menjadi pilihan yang menggugah selera. Anda bisa menemukannya di beberapa warung di sekitar Jalan Trunojoyo dan Pasar Besar Malang.

Menariknya, banyak sopir mobil sewaan dari Surabaya ke Malang yang sudah hafal lokasi warung Nasi Buk favorit pelanggan, jadi Anda tinggal duduk santai dan menikmati perjalanan tanpa repot mencari arah.


7. Bubur Ayam Agus – Pilihan Ringan untuk Sarapan Cepat

Jika Anda tidak ingin sarapan berat, Bubur Ayam Agus di Jalan Simpang Wilis bisa jadi alternatif. Buburnya lembut dengan topping ayam suwir, cakwe, daun bawang, dan kuah kaldu hangat. Cocok untuk Anda yang ingin memulai hari dengan sesuatu yang ringan namun tetap mengenyangkan.

Tempat ini biasanya ramai oleh pekerja kantor dan mahasiswa yang beraktivitas pagi hari. Dengan mobil sewaan dan sopir lokal, Anda dapat dengan mudah mampir tanpa perlu bingung memarkir kendaraan di area yang cukup padat ini.


8. Pos Ketan Legenda Batu – Penutup Sarapan dengan Manis

Bagi wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata Batu, jangan lupa singgah di Pos Ketan Legenda 1967. Meski terkenal sebagai jajanan malam, kedai ini juga buka sejak pagi hari di akhir pekan.

Seporsi ketan hangat dengan topping durian, keju, atau meses bisa menjadi “penutup sarapan” yang manis sebelum beraktivitas. Dari pusat Kota Malang, jaraknya sekitar 30 menit berkendara. Menggunakan mobil sewaan dari Surabaya ke Malang dan Batu tentu membuat perjalanan semacam ini lebih nyaman, apalagi jika Anda membawa keluarga atau rombongan.


Mengapa Sewa Mobil dari Surabaya ke Malang Jadi Pilihan Tepat?

Bagi banyak wisatawan, perjalanan Surabaya–Malang sering menjadi bagian dari rencana liburan singkat di Jawa Timur. Jarak sekitar 95 km bisa ditempuh dalam 2,5 hingga 3 jam tergantung kondisi lalu lintas. Dengan layanan sewa mobil Surabaya dengan sopir, Anda bisa menghemat tenaga, tidak perlu berganti kendaraan, dan lebih leluasa mengeksplor kuliner pagi di Malang tanpa repot memikirkan parkir atau rute jalan.

Selain itu, sopir profesional biasanya sudah mengetahui tempat-tempat sarapan terbaik, bahkan yang tersembunyi dan belum terlalu dikenal wisatawan. Mereka juga bisa membantu Anda menentukan urutan destinasi agar perjalanan lebih efisien.


Sarapan Istimewa Di Kota Sejuta Wisata

Menjelajahi kuliner pagi di Malang bukan sekadar soal rasa, tetapi juga tentang pengalaman. Setiap warung dan rumah makan memiliki cerita dan sejarah yang panjang—mulai dari Rawon Nguling yang melegenda, hingga Pecel Kawi yang menjadi simbol kehangatan keluarga.

Dengan udara sejuk yang menenangkan, pemandangan kota yang asri, dan sajian lezat di setiap sudutnya, sarapan di Malang akan selalu meninggalkan kesan mendalam. Agar perjalanan Anda semakin nyaman, pertimbangkan menggunakan layanan sewa mobil Putera Mentari—solusi ideal untuk menikmati setiap momen tanpa terburu-buru. Silahkan hubungi marketing kami, melalui telepon dan WhatsApp, dinomer 0821 2248 2134.

Jadi, sudah siap menentukan menu sarapan pertama Anda saat tiba di Malang?