Yogyakarta selalu memiliki cara unik untuk mempertahankan pesonanya di hati wisatawan. Selain dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan, Jogja juga identik dengan ragam kuliner khas yang melekat kuat dalam ingatan. Salah satu oleh-oleh paling populer dari Jogja adalah bakpia. Seiring perkembangan zaman dan selera pasar, bakpia pun mengalami inovasi, salah satunya melalui kehadiran bakpia kukus yang kini menjadi favorit wisatawan dari berbagai daerah.
Bakpia kukus hadir sebagai jawaban atas keinginan konsumen yang menginginkan tekstur lebih lembut, rasa yang modern, serta tampilan yang menarik. Inovasi ini berhasil membuat bakpia tetap relevan di tengah persaingan oleh-oleh kekinian tanpa meninggalkan identitas aslinya. Putera Mentari Rent Car membahasnya sebagai referensi oleh-oleh kekinian dari kota wisata ini.
Asal Usul Bakpia dan Perkembangannya
Bakpia pada awalnya merupakan adaptasi dari kue Tionghoa bernama tou luk pia. Di Jogja, bakpia kemudian berkembang menjadi makanan khas dengan isian kacang hijau dan kulit tipis yang dipanggang. Kawasan Pathuk bahkan dikenal luas sebagai sentra bakpia legendaris.
Namun, seiring perubahan selera masyarakat, terutama generasi muda, bakpia tradisional mulai bersaing dengan aneka camilan modern. Dari sinilah muncul inovasi bakpia kukus yang mengusung konsep berbeda, baik dari segi tekstur, rasa, maupun cara penyajian.
Apa Itu Bakpia Kukus?
Bakpia kukus adalah varian bakpia yang proses pematangannya dilakukan dengan cara dikukus, bukan dipanggang. Metode ini menghasilkan tekstur yang jauh lebih lembut dan empuk, bahkan sering disebut mirip bolu. Kulitnya tidak kering, sementara isiannya terasa lebih lumer dan menyatu dengan adonan.
Ciri khas bakpia kukus terletak pada tampilannya yang modern, biasanya dikemas dalam kotak menarik dengan desain kekinian. Hal ini membuat bakpia kukus tidak hanya lezat, tetapi juga cocok dijadikan buah tangan atau hadiah.
Ragam Varian Rasa yang Menggoda
Salah satu daya tarik utama bakpia kukus adalah pilihan rasanya yang beragam. Jika bakpia tradisional identik dengan kacang hijau, bakpia kukus justru menawarkan banyak varian modern. Beberapa rasa yang paling digemari antara lain cokelat, keju, tiramisu, cappuccino, dan pandan.
Varian rasa ini membuat bakpia kukus disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Teksturnya yang lembut juga membuatnya mudah dinikmati oleh lansia, sehingga cocok sebagai oleh-oleh keluarga.
Alasan Bakpia Kukus Menjadi Favorit Wisatawan
Popularitas bakpia kukus tidak lepas dari beberapa keunggulan yang dimilikinya. Pertama, teksturnya yang lembut membuatnya terasa berbeda dari bakpia pada umumnya. Kedua, rasa yang lebih modern menjangkau selera konsumen masa kini.
Selain itu, bakpia kukus juga relatif praktis untuk dibawa. Ukurannya tidak terlalu besar, kemasannya rapi, dan tampilannya menarik. Banyak wisatawan yang memilih bakpia kukus karena ingin membawa oleh-oleh khas Jogja yang tidak terlalu konvensional namun tetap memiliki nilai lokal.
Bakpia Kukus sebagai Oleh-Oleh Kekinian Jogja
Di tengah maraknya tren oleh-oleh modern, bakpia kukus berhasil menempatkan diri sebagai ikon baru Jogja. Kehadirannya melengkapi deretan oleh-oleh khas seperti bakpia panggang, gudeg kaleng, dan yangko.
Bakpia kukus juga sering menjadi pilihan wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Jogja maupun mereka yang sudah sering datang dan ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Perpaduan antara cita rasa tradisional dan sentuhan modern menjadikan bakpia kukus simbol adaptasi kuliner Jogja terhadap perkembangan zaman.
Tips Membeli dan Membawa Bakpia Kukus
Meskipun lezat, bakpia kukus memiliki daya simpan yang lebih pendek dibandingkan bakpia panggang. Oleh karena itu, sebaiknya bakpia kukus dibeli mendekati waktu kepulangan. Simpan dalam suhu ruangan sesuai anjuran, dan perhatikan tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan.
Jika perjalanan cukup jauh, pastikan bakpia kukus disimpan dalam posisi aman agar tidak tertekan. Dengan penanganan yang tepat, bakpia kukus tetap dapat dinikmati dengan kualitas rasa yang optimal setibanya di rumah.
Perjalanan Wisata dan Berburu Bakpia Kukus
Berburu bakpia kukus biasanya menjadi bagian dari agenda wisata kuliner di Jogja. Gerai-gerai bakpia kukus tersebar di berbagai titik strategis, mulai dari pusat kota hingga jalur wisata. Aktivitas ini sering dilakukan di akhir perjalanan sebelum kembali ke kota asal.
Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, perjalanan wisata dan belanja oleh-oleh akan terasa lebih menyenangkan jika dilakukan tanpa terburu-buru. Waktu yang fleksibel memungkinkan wisatawan memilih produk terbaik dan menikmati suasana kota dengan lebih santai.
Kenyamanan Perjalanan Jauh
Bagi wisatawan yang berasal dari Surabaya dan sekitarnya, perjalanan menuju Jogja atau kota lain di Jawa Tengah sering dilakukan melalui jalur darat. Perjalanan panjang tentu membutuhkan stamina dan konsentrasi, terutama jika harus menyetir sendiri.
Dalam kondisi seperti ini, kenyamanan perjalanan menjadi faktor penting agar agenda wisata, termasuk berburu oleh-oleh seperti bakpia kukus, tetap terasa menyenangkan. Perjalanan yang terlalu melelahkan dapat mengurangi kenikmatan liburan secara keseluruhan.
Solusi Perjalanan Praktis dari Surabaya
Agar perjalanan wisata dan kuliner berjalan lebih nyaman, banyak wisatawan kini memilih menggunakan sewa mobil dari Surabaya dengan sopir. Dengan sopir berpengalaman, perjalanan jarak jauh terasa lebih aman dan santai, tanpa harus memikirkan rute, kondisi jalan, atau kelelahan menyetir.
Menggunakan layanan sewa mobil dengan sopir memungkinkan wisatawan fokus menikmati perjalanan, mengeksplorasi kuliner khas seperti bakpia kukus, hingga membawa pulang oleh-oleh dengan kondisi prima. Silakan hubungi marketing Putera Mentari, melalui telepon dan WhatsApp, dinomer 0821 2248 2134.
Dengan perencanaan yang tepat dan transportasi yang nyaman, pengalaman menikmati bakpia kukus sebagai oleh-oleh khas Jogja pun menjadi bagian dari perjalanan yang berkesan.
